Kuliner Khas Semarang
Kuliner Khas Semarang

5 Rekomendasi Kuliner Khas Semarang yang Enak

Diposting pada

Kuliner Khas Semarang – Tidak komplet rasa-rasanya jika berekreasi ke Jawa tengah tiada singgah ke Kota Semarang. Kota yang dikasih panggilan Venetie van Java (Venesia di Pulau Jawa) ini bukan hanya tawarkan keberagaman tujuan rekreasi yang memikat, dan juga kuliner khas Semarang yang akan membuat kamu tidak berhasil diet.

Tidaklah aneh bila di tahun 2015, Semarang dikukuhkan selaku satu diantara tujuan rekreasi kulineran favorit sama Kementrian Pariwisata. Beberapa jenis makanan buatan ayam, sapi, serta ikan dengan cita-rasa yang unik bisa dengan gampang kamu jumpai tiap pojok kota Semarang.

Rekomendasi Kuliner Khas Semarang

Ingin tahu dengan kuliner khas Semarang apa yang harus kamu coba waktu bertandang ke Semarang? Berikut blog tentang rekomendasi kuliner khas Semarang yang ramai pengunjung. Di bawah ini daftarnya!

1. Nasi Goreng Babat

Babat adalah satu diantara sisi dari dalaman sapi yang jadi banyak olahan makanan di Indonesia, diantaranya ialah nasi goreng babat serta babat tumis ciri khas Semarang ini. Warung Pak Sukarmin adalah satu diantara yang paling tua di Semarang.

Berdiri semenjak tahun 1971, warung simpel Pak Karmin ini terus laku diserang pengunjung. Di sini, babat diproses dengan tehnik spesial hingga tidak akan bau saat dihidangkan. Babat Pak Karmin populer empuk serta renyah karena bumbu rahasia yang diturunkan dari orang tuanya.

2. Nasi Ayam

Bila di Jogja ada nasi gudeg, di Solo ada nasi liwet karena itu di Semarang ada nasi ayam. Nasi dengan kuah kuning opor ini diperlengkapi sayur labu yang manis, suwiran ayam daerah dan telur, tahu serta krecek berbumbu ciri khas.

Kamu juga dapat memutuskan tambahan lauk seperti sate telur, sate usus, serta sisi lain dari ayam seperti dada, paha serta sayap. Bumbu santan serta rempahnya membuat nasi ayam ini jadi renyah serta tidak terelakkan kesedapannya. Untuk nikmati sajian spesial ini,langsung ke arah depot makan Nasi Ayam Bu Wido yang membuka start pukul 17.00 sampai 23.00 WIB sehari-harinya.

3. Tahu Gimbal

Mengingat status Semarang yang terdapat di pesisir utara Jawa, tidak komplet rasa-rasanya bila tidak mencicip makanan berbumbu petis seperti pada Surabaya, Lamongan serta Tuban. Di Semarang, makanan dengan bumbu petis yang populer ialah tahu gimbal.

Tahu gimbal berisi potongan lontong, bakwan udang (gimbal), potongan kol serta tauge yang disiram dengan sauce kacang berbumbu petis. Rasa-rasanya adalah kombinasi di antara manis, renyah serta asin yang nikmat. Tahu Gimbal Pak Edi adalah satu diantara tempat referensi untuk coba kulineran ciri khas Semarang ini.

4. Olahan Burung Belibis

Olahan bebek serta ayam goreng menjadi hal yang wajar didapati di rekreasi kulineran beberapa kota di Indonesia. Tetapi sudah pernahkah kamu mendengan mengenai sajian olahan burung? Di Warung Pak No ini kamu dapat mendapati beberapa jenis olahan burung, diantaranya ialah burung belibis.

Dengan struktur tidak jauh lain dengan ayam, tetapi lebih empuk sebab dibuat dengan api yang kecil dalam waktu lama. Bumbunya juga beragam bisa diputuskan sesuai dengan selera yang kamu kehendaki.

5. Nasi Pindang

Pindang di sejumlah wilayah adalah nama semacam ikan. Berlainan dengan di Semarang, nasi pindang adalah masakan daging sapi yang digabungkan dengan kuah rempah kluwek serta daun melinjo. Dengan performa, nasi pindang nyaris serupa seperti rawon di Jawa Timur, tetapi tidak begitu pekat serta lebih berasa fresh.

Warung Pak Ndut yang menyediakan sajian ciri khas Semarang ini termasuk juga yang menjadi legenda sebab sudah berdiri semenjak tahun 1973 serta sudah turun temurun diturunkan sampai angkatan ke-4. Dibuka tiap hari start pukul 07.00 sampai 15.00 WIB, nasi pindang Pak Ndut terus habis diserang konsumen. Jadi jika ingin coba, jangan tiba begitu terlambat ya!

Demikian barusan 5 rekomendasi kuliner khas Semarang menurut RekoMendasi.my.id yang dapat kamu buat jadi rujukan rekreasi kulineranmu selanjutnya. Selamat mempraktikkan serta selalu menjaga kesehatan ya sebab rekreasi kulineran lainnya masih menunggumu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *